Keutamaan Membaca Al-Quran – Syafaat di Hari Kiamat – Pahala Kebaikan – Keberkahan Hidup

Keutamaan Membaca Al-Quran

Amalan yang paling utama membersihkan hati di malam bulan Ramadhan adalah membaca Al-Quran. Tidak ada sesuatu pun yang lebih bermanfaat daripada membaca Al-Quran selain  dengan tadabur dan tafakur.

Al-Quran diturunkan untuk dibaca oleh setiap orang mukmin, di renungkan dan dipahami makna, perintah dan larangannya, kemudian diamalkan. Sehingga ia akan menjadi hujjah baginya di hadapan Tuhannya dan pemberi syafaat baginya pada hari kiamat.

Malik bin Dinar, “Sesunggunya Al-Quran adalah penyejuk orang mukmin, sebagaimana hujan penyejuk bumi”.

Seseorang terbiasa mengkhatamkan Al-Quran tiga hari sekali. Teman-temannya pun kagum dan bertanya bagaiman cara membagi waktunya? Ia pun menjawab, “Saya masuk masjid setengah jam sebelum adzan. Kemudian saya membaca Al-Quran satu juz, setelah adzan berkumandang, saya membaca juz selanjutnya hingga iqomah. Setelah shalat, saya menyempurnakan bacaan satu juz melengkapi dari juz kedua. Dengan begitu, saya mendapatkan dua juz. Saya melakukan hal ini disetiap shalat lima waktu, sehingga terkumpul sepuluh juz perhari dan khatam dalam waktu tiga hari.

Allah telah menjamin bagi siapa yang membaca Al-Quran dan mengamalkan isi kandungannya tidak akan tersesat di dunia dan tidak celaka di akhirat. Dengan firman-Nya :

فَمَنِ اتَّبَعَ هُدَايَ فَلا يَضِلُّ وَلا يَشْقَ

“….lalu barang siapa yang mengikut petunjuk-Ku, ia tidak akan sesat dan tidak akan celaka.(Thaha:123)

Janganlah seorang muslim memalingkan diri dari membaca kitab Allah swt, merenungkan dan mengamalkan kandungannya. Allah telah mengancam orang-orang yang memalingkan diri darinya dengan firman-Nya :

مَنْ أَعْرَضَ عَنْهُ فَإِنَّهُ يَحْمِلُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وِزْرًا

“Barang siapa berpaling daripada Al Qur’an maka sesungguhnya ia akan memikul dosa yang besar di hari kiamat.” (Thaha:100)