Pekan Perkenalan Khutbatu-l-‘Arsy ke 27

KH. Drs. Rosyidin Ali Sa'id Pimpinan Pondok Modern Al-Barokah Nganjuk
PESAN DAN NASEHAT
PEKAN PERKENALAN KHUTBATU-L-‘ARSY ke 27
Sabtu, 27 Juli 2019
Drs. Rosyidin Ali Sa’id
  
  1. Jangan jadi pemuda yang cengeng, gadis yang hanya pandai merajuk, suka mengeluh dan sedikit sedikit bilang “Mati aku” !!. Makan kurang enak…..”Mati Aku”!!. Pemuda cengeng seperti ini berapa kali dia mati dalam sehari.
  2. Sejarah membuktikan bahwa pemimpin besar di masyarakat adalah mereka yang masa mudanya ditempa dengan kebiasaan SURVIVE, bekerja keras. Kehidupan seperti ini, disini kalian dibentuk dan ditempa agama, memiliki kepribadian yang sabra, tegar dan Istiqomah, pantang menyerah dan selalu optimis berjuang.
  3. Kalian anank anakku ….. kami harapkan jika menjadi Alumni nanti, hidup di masyarakat dengan jiwa merdeka. Maka sasaran utama, gemblengan yang ingin dicapai adalah padatnya berbagai kegiatan untuk menempa dan menanamkan jiwa dan kepribadian yang bebas dan merdeka. Jiwa bebas Identik dengan karakter pondok ini yang anti penjajahan, bebas dari pengaruh negative dan penjajah Hidup yang matrealistis dan hedoneistis.
  4. Kalian dididik untuk menjadi singa-singa pejuang Islam, pemimpin masa depan Du’aat fissabilillah sekembalinya nanti ke masyarakat.
  5. Hal ini sulit terjadi jika kaian tidak memiliki (disertai) dengan mentalitas mandiri, dinamis, kreatif, mentalitas bebas merdeka. Nabi Ya’kub berkata: “Wahai anak anakku…. Jangan kalian memasuki (Negeri Mesir) hanya dari satu pintu. Tetapi hendak sedia memasukinya dari berbagai pintu (min abwaabin mutafarriqoh) (QS. Yusuf : 12:67). Kalian boleh berprofesi sebagai apa saja, tetapi harus menjadi perekat ummat da pejuang Islam.
  6. إنّما بعثت لأتمّم مكارم الأخلاق
  7. Menjadi santri di sini harus mampu membawa diri, membuka hati dan pikiranmu dengan baik, memperluas cakrawala, jendela jendela Informasi, pengetahuan, ilmu dan pendidikan disini berupa pendengaran dan penglihatan untuk menangkap materi ajaran falsafah hidup, nilai nilai maknawiyyah, dengan modal kepercayaan, diikuti dengan kesiapan menjalankan semua kegiatan maka pemahaman akan datang.
واتقوالله و يعلّمهم الله
(bertaqwalah kepada allah, niscaya Allah akan mengajarkanmu ilmu kepadamu). Bersungguh sungguhlah, terus Ikhlaskan hatimu Insyaallah kalian akan berhasil. Allahu akbar !!
  1. Kalau anak anakku harus membalas budi atau jasa jasa pondokmu, maka cukuplah dengan berjasa di masyarakat untuk membangun kepribadian.
 خير النّاس أنفعهم للنّاس
أكمل المؤمنين إيمانا أحسنهم خلقا
Maka Ingatlah : bahwa kunci keberhasilan kalian dalam perjuangan hidup adalah keikhlasan, kesungguhan dan kerja keras serta disiplin.
Kalian jika ingn jadi orang tangguh, maka jangan mudah putus asa, lebay, dan lemah. Ibarat berenang dilautan jangan Cuma main air ditepian pantai dan takut dengan ombak, bahkan takut air. Tembuslah ombak dilautan dan arungi lautan yang luas, maka kalian akan menjadi orang sukses dan BERKUALITAS
  1. Siapa yang banyak bekerja, bersungguh sungguh, suka mengambil inisiatif, kreatif, komunikatif, tidak memilih milih tugas dan pekerjaan, maka dia akan mendapat keuntungan yang besar karena akan semakin matang. Akan semakin memahami pondokmu, meningkat kualitasnya, idealismenya, mendapat banyak pengalaman, bertambah kecakapn, keterampilan dan pasti banyak mendapat keuntungan (Reward dari Allah SWT) karena amalan yang sholeh sholehah.
فمن يعمل مثقال ذرّة خير يره
فمن يعمل مثقال ذرّة شرّا يره