Welcome to our Profile

View Pondok Modern Al-Barokah Nganj

Lembaga pendidikan ini memulai pelaksanaan program pendidikan dengan system KMI pada tanggal 3 Agustus 1993,

Dengan rahmat dari Allah, mulailah berdatangan santri satu persatu dari berbagai daerah seperti Jepara, Riau, Jakarta, Kalimatan, Malang dan sekitarnya, mereka yang kemudian menjadi santri perdana dengan jumlah 20 santri.

Pesantren ini diberi nama “Al-Barokah“ oleh KH. Drs. Rosyidin Ali Said dengan harapan do’a, semoga pesantren ini selalu diliputi keberkahan dan kesejahteraan lahir dan batin bagi penghuninya dan masyarakat sekitar.

Pondok Modern Al-Barokah Nganjuk ini diresmikan penggunaannya pada tahun 1995 oleh Bapak Mentri Agama H. Dr. Tarmidzi Taher dan Menteri Penerangan H. Harmoko dengan dihadiri oleh para pejabat dari pusat maupun daerah beserta tokoh-tokoh masyarakat.

Visi Lembaga

Semata-mata untuk ibadah kepada Allah SWT dan mengharap ridho-Nya (tercermin dalam sikap tawadhu’, tunduk, dan patuh kepada Allah SWT

Mengimplementasikan fungsi Khalifah Allah di muka bumi (tercermin dalam sikap pro-aktif, inovatif dan kreatif) [QS, 2:30].

Misi Lembaga

  • Misi Umum

Mempersiapkan individu-individu yang tangguh dan berkualitas menuju terbentuknya khoiro ummah (ummat terbaik) yang dikeluarkan untuk manusia. (QS, 3:110)

  • Misi Khusus

Mempersiapkan kader-kader ulama pemimpin umat (mundzirul Qoum yang muttafaqqih fid dien), professional,; baik sebagai ilmuan / akademisi maupun sebai praktisi, yang mau dan maupun untuk melaksanakan ; dakwah ilal khair, amar ma’ruf nahi munkar dan indzarul qoum. (QS, 3 : 104 dan 9 : 122)

Motto Pondok Modern

  1. Berbudi Tinggi
  2. Berbadan Sehat
  3. Berpengetahuan Luas
  4. Berfikiran Bebas

FALSAFAH DAN MOTTO PENDIDIKAN

  1. Panca Jiwa Pondok Modern Al-Barokah (Keikhlasan, Kesederhanaan, Ukhwah Islamiyah, Kemandirian, Kebebasan)
  2. Berdiri diatas dan untuk semua golongan (independensi)
  3. Berbudi tinggi, berbadan sehat, berpengetahuan luas, berfikiran bebas.
  4. Jadilah ulama intelek bukan intelek yang tahu agama (filsafat keilmuan).
  5. Hidup sekali hiduplah yang berarti.
  6. Berjasalah tapi jangan minta jasa.
  7. Siap dipimpin dan siap memimpin
  8. Berani hidup tak takut mati, takut mati jangan hidup, takut hidup mati saja. (diambil dari Juklak Mengenal Sistem Mu’allimin Pondok Modern Al-Barokah)